Jumat, 04 Maret 2011

Mengingat Ledakan

Lelaki itu berdiri mendoakan dirinya sendiri
Kekuatannya dialihkan untuk mencoba tidak galau
Atas kebimbangan dua pilihan kematian :
segera saja matinya atau matinya segera saja

Tangan yang dia tadahkan keudian dia genggam
Dilemparkan keatas langit lalu terik :
"Allahu Akbar!!!"
Empat kali rupanya
"Allahu Akbar!!!"
"Allahu Akbar!!!"
"Allahu Akbar!!!"
Disambut lagi sama orang-orang di depannya

Setelah itu ledakan-ledakanlalu terjadi
Tergeletak,
Bukan hanya dia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih untuk kebaikan Anda memperhatikan Saya...

Semenit Di Ujung Telepon

 sedihmu adalah hal yang baru sekali kulihat, capekmu bahkan tak pernah kulihat, kami terbangun pagi, masakanmu yang kulihat.. kami bersenda...