Lelaki itu berdiri mendoakan dirinya sendiri
Kekuatannya dialihkan untuk mencoba tidak galau
Atas kebimbangan dua pilihan kematian :
segera saja matinya atau matinya segera saja
Tangan yang dia tadahkan keudian dia genggam
Dilemparkan keatas langit lalu terik :
"Allahu Akbar!!!"
Empat kali rupanya
"Allahu Akbar!!!"
"Allahu Akbar!!!"
"Allahu Akbar!!!"
Disambut lagi sama orang-orang di depannya
Setelah itu ledakan-ledakanlalu terjadi
Tergeletak,
Bukan hanya dia.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Semenit Di Ujung Telepon
sedihmu adalah hal yang baru sekali kulihat, capekmu bahkan tak pernah kulihat, kami terbangun pagi, masakanmu yang kulihat.. kami bersenda...
-
Ketika halaman lama kubuka, betul disitu ada kenangan.Ya jelas tersenyum sendiri, itu karena rindu yang membatu, rindu yang dipaksa diam, o...
-
Tengah malam lewat 14 menit Sekian menit lalu usai dua video isi musik yang dinyanyikan teman lama Menit-menit sebelumnya ada kilasan di pik...
-
Salam satu Jiwa!!! Apa kabar kampungku? Begitulah sapaku dalam hati ketika berhela sejenak sesaat setelah tiba sore kemarin (22/04/11). Perj...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terima Kasih untuk kebaikan Anda memperhatikan Saya...